Saya sedang
berada di titik klimaks candu rindu. Rindu mengumpulkan ceceran-ceceran hikmah.
Rindu mengikat kelebat cahaya ilmu. Rindu menggenggam remah-remah mimpi dan
asa. Rindu menyublimkannya dalam jajaran huruf dan kata. Saya rindu menulis.
Ya, teramat rindu sepertinya. Suatu hal yang tak pernah saya bayangkan
sebelumnya. Bagaimana bisa?