Kreatif itu..
Ketika kita tahu bahwa ada yang salah dengan pola hidup kita selama ini, kemudian kita berusaha mengubahnya dengan cara yang membuat kita bersemangat melakukannya. Tidak seperti terpaksa atau orang menanggung cobaan hidup yang begitu beratnya.. Eaaa.. :D
Eh ngomongin apa sih ini? Ini sih tentang manajemen finansial yang sedang kami galakkan di keluarga kami.
Xixixi..benar baru mulai. Baru beberapa bulan berjalan. Sebelumnya saya adalah tipe orang yang ya kalo ada uang ya belanja saja apa yang diinginkan. Kalo tak ada, ya tahan saja keinginan. Mau makan apa saja dengan harga berapa, ya hayok saja kalo pengen mah. Orang uangnya ada.. :DD Kalo untuk fashion dkk gitu sih saya tak tertarik, tapi terkait makan-memakan inilah cobaan hidup saya..
Jumat, 17 November 2017
Kamis, 16 November 2017
Day 14: Kreativitas
Kreatif itu..
Bisa memanfaatkan hal-hal yang sepele, menjadi sesuatu yang memberikan nilai tambah. Nilai tambah tidak harus selalu berupa uang kan? Bisa menjadikannya sebagai sesuatu yang membuat 'bahagia' diri kita walaupun dalam beberapa menit saja, itu pun sudah cukup.
Misalnya sulur bunga yang berguguran, bisa loh dijadikan mahkota-mahkotaan. Dan silakan merasakan sensasi menjadi seorang putri, dalam beberapa menit ke depan..
Bisa memanfaatkan hal-hal yang sepele, menjadi sesuatu yang memberikan nilai tambah. Nilai tambah tidak harus selalu berupa uang kan? Bisa menjadikannya sebagai sesuatu yang membuat 'bahagia' diri kita walaupun dalam beberapa menit saja, itu pun sudah cukup.
Misalnya sulur bunga yang berguguran, bisa loh dijadikan mahkota-mahkotaan. Dan silakan merasakan sensasi menjadi seorang putri, dalam beberapa menit ke depan..
Rabu, 15 November 2017
Day 13: Kreativitas
Kreatif itu..
Sering-seringlah tanyakan kepada anak pendapatnya tentang ini dan itu. Dalam kesempatan apa pun yang memang anak bisa involve disitu. Sehingga kita bisa memetakan dan mengerti anak kita dengan lebih baik. Hal ini saya rasakan sangat membantu hubungan saya dengan anak-anak saya. Ketika anak saling bertengkar dan ada yang menangis maka bertanyalah kepada dua-duanya, biarkan mereka menceritakan dengan sudut pandangnya masing-masing. Kemudian cari kesepakatan/solusi bersama-sama. Tidak semua senang tentu saja dengan solusi yang diambil, tapi tiap anak jadi tidak apatis karena pendapatnya pun didengarkan. Dia tau bagaimana cara mengungkapkan perasaan dan pendapatnya, dia juga jadi tahu apa alasan dan isi kepala 'rivalnya', dia tau cara memusyawarahkan sesuatu, dan dia tau bahwa jika ada konsekuensi negatif yang ia terima dari perbuatannya itu sebagai hasil dari musyawarah maka itu adalah keputusan yang obyektif sehingga bisa meminimalkan tekanan batin misal merasa tak adil, merasa tak disayangi dll.
Sering-seringlah tanyakan kepada anak pendapatnya tentang ini dan itu. Dalam kesempatan apa pun yang memang anak bisa involve disitu. Sehingga kita bisa memetakan dan mengerti anak kita dengan lebih baik. Hal ini saya rasakan sangat membantu hubungan saya dengan anak-anak saya. Ketika anak saling bertengkar dan ada yang menangis maka bertanyalah kepada dua-duanya, biarkan mereka menceritakan dengan sudut pandangnya masing-masing. Kemudian cari kesepakatan/solusi bersama-sama. Tidak semua senang tentu saja dengan solusi yang diambil, tapi tiap anak jadi tidak apatis karena pendapatnya pun didengarkan. Dia tau bagaimana cara mengungkapkan perasaan dan pendapatnya, dia juga jadi tahu apa alasan dan isi kepala 'rivalnya', dia tau cara memusyawarahkan sesuatu, dan dia tau bahwa jika ada konsekuensi negatif yang ia terima dari perbuatannya itu sebagai hasil dari musyawarah maka itu adalah keputusan yang obyektif sehingga bisa meminimalkan tekanan batin misal merasa tak adil, merasa tak disayangi dll.
Selasa, 14 November 2017
Day 12: Kreativitas
Kreatif itu..
Bagaimana kita selaku emak-emak yang bekerja tetap bisa membangun bonding yang kuat dengan anak-anak kita. Bagaimana mencari momen yang bisa dikenang walaupun ianya hanya hal-hal yang sederhana. Saya belum bisa fokus untuk mengukir momen itu dari masak-memasak, jahit-menjahit, bikin ini-itu. Saya hanya menyediakan diri saya untuk turut serta bermain beserta mereka. Main peran jadi guru-murid, kakak-adek bayi, masak-masakan, dokter-dokteran, dunia hewan. Dan entah mengapa dua anak itu selalu melibatkan saya di setiap permainannya.. Mungkin harus nambah armada lagi biar mereka tidak kekurangan pemain nantinya.. :D
Kadang juga gimanaa gitu. Cucian baju menggunung, cucian piring terbengkalai, masakan ngga kelar-kelar, lantai belum dipel, setrikaan belum kepegang. Tapi terus ingat, mereka tidak akan kecil terus. Bentar lagi mereka akan semakin besar, bisa jadi waktu main dengan mereka akan menghilang. Dan mungkin momen-momen kebersamaan kami yang seperti inilah yang akan kami kenang nanti. Alhamdulillah, Mas Suami sangat pengertian. Tidak ada kemarahan melihat rumah yang selalu seperti kapal pecah.. >.< Maaciihhhh..
Selain permainan yang bebas mereka pilih, tentu ada permainan yang saya arahkan. Salah satunya adalah membuat buku cerita. Tujuannya agar mereka mengerti alur membuat buku, bagaimana kesulitannya, dan segala sesuatu tidak 'ada' mak bedunduk begitu saja.
Pertama saya akan minta Kakak untuk memotong 5 kertas HVS bekas, masing-masing menjadi 2 bagian. Setelah itu tugas saya untuk menggambar dan menuliskan draft ceritanya. Kakak bertugas mewarnai. Setelah cerita bergambar selesai dalam beberapa halaman, maka kemudian di streples pinggirnya sehingga mirip seperti buku sederhana. Nah baru deh dibacakan seperti buku biasa..
Bagaimana kita selaku emak-emak yang bekerja tetap bisa membangun bonding yang kuat dengan anak-anak kita. Bagaimana mencari momen yang bisa dikenang walaupun ianya hanya hal-hal yang sederhana. Saya belum bisa fokus untuk mengukir momen itu dari masak-memasak, jahit-menjahit, bikin ini-itu. Saya hanya menyediakan diri saya untuk turut serta bermain beserta mereka. Main peran jadi guru-murid, kakak-adek bayi, masak-masakan, dokter-dokteran, dunia hewan. Dan entah mengapa dua anak itu selalu melibatkan saya di setiap permainannya.. Mungkin harus nambah armada lagi biar mereka tidak kekurangan pemain nantinya.. :D
Kadang juga gimanaa gitu. Cucian baju menggunung, cucian piring terbengkalai, masakan ngga kelar-kelar, lantai belum dipel, setrikaan belum kepegang. Tapi terus ingat, mereka tidak akan kecil terus. Bentar lagi mereka akan semakin besar, bisa jadi waktu main dengan mereka akan menghilang. Dan mungkin momen-momen kebersamaan kami yang seperti inilah yang akan kami kenang nanti. Alhamdulillah, Mas Suami sangat pengertian. Tidak ada kemarahan melihat rumah yang selalu seperti kapal pecah.. >.< Maaciihhhh..
Selain permainan yang bebas mereka pilih, tentu ada permainan yang saya arahkan. Salah satunya adalah membuat buku cerita. Tujuannya agar mereka mengerti alur membuat buku, bagaimana kesulitannya, dan segala sesuatu tidak 'ada' mak bedunduk begitu saja.
Pertama saya akan minta Kakak untuk memotong 5 kertas HVS bekas, masing-masing menjadi 2 bagian. Setelah itu tugas saya untuk menggambar dan menuliskan draft ceritanya. Kakak bertugas mewarnai. Setelah cerita bergambar selesai dalam beberapa halaman, maka kemudian di streples pinggirnya sehingga mirip seperti buku sederhana. Nah baru deh dibacakan seperti buku biasa..
![]() |
| Contoh draft mentah |
Senin, 13 November 2017
Day 11: Kreativitas
Kreatif itu..
Ketika kita melihat emak-emak lain bisa jahitin baju-baju lucu ke anaknya, terus diri ini bahkan pegang mesin jahit saja belum pernah ibaratnya.. Mau membuatkan mainan kerdus-kerdusan tapi kok antara effort dan bagaimana kesudahan barang-barang itu di tangan anak-anak dalam sejam pertama saja, sudah males duluan.. :D
Jadi, mumpung ada kain flanel marilah kita bikin kan tas ransel ala-ala.. Sebagai pelipur lara seorang emak yang tidak bisa membuatkan apa-apa untuk anaknya dari hasil tangannya..
Ketika kita melihat emak-emak lain bisa jahitin baju-baju lucu ke anaknya, terus diri ini bahkan pegang mesin jahit saja belum pernah ibaratnya.. Mau membuatkan mainan kerdus-kerdusan tapi kok antara effort dan bagaimana kesudahan barang-barang itu di tangan anak-anak dalam sejam pertama saja, sudah males duluan.. :D
Jadi, mumpung ada kain flanel marilah kita bikin kan tas ransel ala-ala.. Sebagai pelipur lara seorang emak yang tidak bisa membuatkan apa-apa untuk anaknya dari hasil tangannya..
Minggu, 12 November 2017
Day 10: Kreativitas
Kreatif itu..
Memberikan ruang kepada anak untuk menampilkan hasil karyanya. Apapun hasilnya, bagaimanapun penampakannya. Asal tidak bertentangan dengan syariat kan?
Dengan tempelan ini dan itu, membuat rumah kita benar-benar sebuah 'rumah' bukan?
Memberikan ruang kepada anak untuk menampilkan hasil karyanya. Apapun hasilnya, bagaimanapun penampakannya. Asal tidak bertentangan dengan syariat kan?
Dengan tempelan ini dan itu, membuat rumah kita benar-benar sebuah 'rumah' bukan?
Sabtu, 11 November 2017
Day 9: Kreativitas
Kreatif itu..
Ketika kesulitan mencari worksheet yang sesuai dengan usia dan minat anak, serta berbahasa indonesia, plus tak punya printer sendiri sehingga tidak bisa mengumpulkan worksheet lucu-lucu yang bertebaran di internet maka marilah kita mengupgrade diri kita untuk mau belajar mencoret-coret kertas alias menggambar..
Ternyata paling hanya butuh waktu tak sampai 2 menit untuk membuat tiap lembarnya. Siapkan 5 lembar, dan anak bisa anteng sementara.. Tak perlu berwarna, biarkan anak lebih lama berjibaku dengan worksheetnya dengan mengoles-oles warna sesuka hatinya.
Ketika kesulitan mencari worksheet yang sesuai dengan usia dan minat anak, serta berbahasa indonesia, plus tak punya printer sendiri sehingga tidak bisa mengumpulkan worksheet lucu-lucu yang bertebaran di internet maka marilah kita mengupgrade diri kita untuk mau belajar mencoret-coret kertas alias menggambar..
Ternyata paling hanya butuh waktu tak sampai 2 menit untuk membuat tiap lembarnya. Siapkan 5 lembar, dan anak bisa anteng sementara.. Tak perlu berwarna, biarkan anak lebih lama berjibaku dengan worksheetnya dengan mengoles-oles warna sesuka hatinya.
Jumat, 10 November 2017
Day 8: Kreativitas
Kreatif itu..
Mengajari anak untuk bertanggung jawab dengan cara yang menyenangkan. Seperti yang sudah di posting kemarin tentang betapa happy-nya mainan hujan salju dari kertas. Nah postingan ini mau nunjukin, happy-nya bertanggung jawab setelah main..
Ayo..ayo..ayo rapikan
Ayo rapikan sekarang juga.. #sing legendary song
#Maryam, 4Y6M
#Ribby, 2Y6M
Mengajari anak untuk bertanggung jawab dengan cara yang menyenangkan. Seperti yang sudah di posting kemarin tentang betapa happy-nya mainan hujan salju dari kertas. Nah postingan ini mau nunjukin, happy-nya bertanggung jawab setelah main..
Ayo..ayo..ayo rapikan
Ayo rapikan sekarang juga.. #sing legendary song
![]() |
| Semangat Kakak! |
![]() |
| Adek juga lah. Kan syeneng2nya tadi bersama. |
#Maryam, 4Y6M
#Ribby, 2Y6M
Kamis, 09 November 2017
Day 7: Kreativitas
Kreatif itu..
Tak selalu 'baik'. Karena itu, tugas orang tua lah untuk mengarahkan agar kreativitas anak terasah dan senantiasa tumbuh dalam kebaikan. Ini akan menjadi pondasi yang penting bagi mereka di masa yang akan datang.
Beberapa hari yang lalu tanpa sepengetahuan Bunda, Kakak dan Adek berkreasi untuk membuat hujan salju. Dari apa? Bedak baby yang masih tergeletak di lantai karena Bunda lupa taruh di atas.. :D
Tak selalu 'baik'. Karena itu, tugas orang tua lah untuk mengarahkan agar kreativitas anak terasah dan senantiasa tumbuh dalam kebaikan. Ini akan menjadi pondasi yang penting bagi mereka di masa yang akan datang.
Beberapa hari yang lalu tanpa sepengetahuan Bunda, Kakak dan Adek berkreasi untuk membuat hujan salju. Dari apa? Bedak baby yang masih tergeletak di lantai karena Bunda lupa taruh di atas.. :D
Rabu, 08 November 2017
Day 6: Kreativitas
Kreatif itu..
Ketika anak kita yang masih ber-pospak terkena penyakit kulit (akibat gigitan nyamuk yang digaruk dan jadi luka bernanah) di bagian yang tertutup karet pospak. Kemudian setiap kali mau membuka pospak, merupakan hal yang membuat trauma buat kami. Saya gemetaran membayangkan sakitnya si anak dan si anak sudah tetangisan karena terbayang ada bagian lukanya yang mengering dan menempel di pospaknya. Sehingga ketika pospak dicopot maka luka itu seperti disayat kembali, berdarah lagi.
Sudah mencoba dipakaian plester luka yang didalamnya ditaruh minyak but-but agar tidak menempel, tapi ternyata tetap nempel juga di plesternya. Sudah coba pakai cara sebelum dicopot dioles dulu pakai minyak yang banyak di bagian yang saling melekat itu, cukup berhasil tapi proses menunggunya itu lho lamaaaaa sekali. Kalo anaknya keburu pup kan ngga bisa juga.
Alhamdulillah, semalam ditunjukkan jalan sama Allah. Caranya sangat simple. Tinggal sobek separuh bagian dari jahitan samping pospak dimana luka itu berada. Jadi pas pakai pospak, bagian lukanya itu tidak tertutupi lagi. Tapi memakaikan pospaknya harus hati-hati, karena jadi rentan sobek sampai ke atas. Kan sayang kalo sobek, ngga bisa dipakai lagi.
Plong dan lega. Alhamdulillaah..tsumma alhamdulillaah..
Ketika anak kita yang masih ber-pospak terkena penyakit kulit (akibat gigitan nyamuk yang digaruk dan jadi luka bernanah) di bagian yang tertutup karet pospak. Kemudian setiap kali mau membuka pospak, merupakan hal yang membuat trauma buat kami. Saya gemetaran membayangkan sakitnya si anak dan si anak sudah tetangisan karena terbayang ada bagian lukanya yang mengering dan menempel di pospaknya. Sehingga ketika pospak dicopot maka luka itu seperti disayat kembali, berdarah lagi.
Sudah mencoba dipakaian plester luka yang didalamnya ditaruh minyak but-but agar tidak menempel, tapi ternyata tetap nempel juga di plesternya. Sudah coba pakai cara sebelum dicopot dioles dulu pakai minyak yang banyak di bagian yang saling melekat itu, cukup berhasil tapi proses menunggunya itu lho lamaaaaa sekali. Kalo anaknya keburu pup kan ngga bisa juga.
Alhamdulillah, semalam ditunjukkan jalan sama Allah. Caranya sangat simple. Tinggal sobek separuh bagian dari jahitan samping pospak dimana luka itu berada. Jadi pas pakai pospak, bagian lukanya itu tidak tertutupi lagi. Tapi memakaikan pospaknya harus hati-hati, karena jadi rentan sobek sampai ke atas. Kan sayang kalo sobek, ngga bisa dipakai lagi.
Plong dan lega. Alhamdulillaah..tsumma alhamdulillaah..
Selasa, 07 November 2017
Day 5: Kreativitas
Kreatif itu..
Ketika AyahBundamu terlalu pelit untuk membelikan pakaian yang sedang heits semisal 'rok ekor duyung', walopun kamu sudah pake seribusatu cara untuk menaklukkan kekerasan hati mereka; mulai dari bercerita tentang bagusnya pakaian itu, betapa kamu ingin memilikinya, hingga sampe nangis dan gulung-gulung pun tak mempan..
Maka, marilah kita gunakan apa yang ada. Lembaran kain katun jepang pink warna-warni ini pun oke juga kan?
#Maryam, 4Y6M
Ketika AyahBundamu terlalu pelit untuk membelikan pakaian yang sedang heits semisal 'rok ekor duyung', walopun kamu sudah pake seribusatu cara untuk menaklukkan kekerasan hati mereka; mulai dari bercerita tentang bagusnya pakaian itu, betapa kamu ingin memilikinya, hingga sampe nangis dan gulung-gulung pun tak mempan..
Maka, marilah kita gunakan apa yang ada. Lembaran kain katun jepang pink warna-warni ini pun oke juga kan?
#Maryam, 4Y6M
Senin, 06 November 2017
Day 4: Kreativitas
Kreatif itu..
Ketika anak sedang tak selera makan, ditawari ini itu tak tergerak hatinya, Alhamdulillaah diingatkan Allah masih ada kopi R*dix dan roti tawar.
Dan..jreng..jreng..jreng.. Lahap dimakan..
Alhamdulillah..
#SimpleCreativity
Ketika anak sedang tak selera makan, ditawari ini itu tak tergerak hatinya, Alhamdulillaah diingatkan Allah masih ada kopi R*dix dan roti tawar.
Dan..jreng..jreng..jreng.. Lahap dimakan..
Alhamdulillah..
#SimpleCreativity
Minggu, 05 November 2017
Disebalik Manisnya 'Kreativitas'
Ketika orangtua telah memahami bahwa kreativitas anak adalah anugerah yang harus disyukuri karena dia berperan penting bagi keberhasilan dan kebahagiaan dunia akhirat anak tersebut, maka ada hal yang selanjutnya juga harus diterima dengan lapang dada oleh si orang tua. Hal apakah itu? Ini yang masih jarang dibahas.
Setiap orang tua menginginkan anak yang memiliki kreativitas yang tinggi, yang wow, yang membuat tertakjub.. Tapi apakah orang tua juga telah menyiapkan dirinya untuk menjadi pendamping dan mentor terbaik bagi setiap tahapan proses anak menuju masing-masing kreativitas bintangnya?
Setiap orang tua menginginkan anak yang memiliki kreativitas yang tinggi, yang wow, yang membuat tertakjub.. Tapi apakah orang tua juga telah menyiapkan dirinya untuk menjadi pendamping dan mentor terbaik bagi setiap tahapan proses anak menuju masing-masing kreativitas bintangnya?
Day 3: Kreativitas
Kreatif itu..
Saat kamu sedang menginginkan peran menjadi Elsa, tetapi apa daya rambut kamu tak lebih panjang dari ujung bawah telinga..
Dan AHA.. Alhamdulillaah ada karet gelang yang siap siaga..
Saat kamu sedang menginginkan peran menjadi Elsa, tetapi apa daya rambut kamu tak lebih panjang dari ujung bawah telinga..
Dan AHA.. Alhamdulillaah ada karet gelang yang siap siaga..
#Maryam, 4Y6M
Sabtu, 04 November 2017
Day 2: Kreativitas
Kreatif itu..
Saat kacamata satu-satunya yang dipunya putus benang penyangga bawahnya sehingga lensa kanannya copot dari rangka.. Dicoba berulang dipasang lagi, tapi tak berhasil jua. Belum ada waktu ke optik karena padatnya agenda.. #halaaahh..
Terus tetiba inget sesuatu yang tersimpan dalam stok rumah tangga. Dan taraaaa..
Alhamdulillaah ketemu jalan keluarnya..
Lem tembak, lilin dan korek api berhasil menjadi pahlawan berharga yang menyelamatkan saya. MasyaaAllah walhamdulillaah..
Saat kacamata satu-satunya yang dipunya putus benang penyangga bawahnya sehingga lensa kanannya copot dari rangka.. Dicoba berulang dipasang lagi, tapi tak berhasil jua. Belum ada waktu ke optik karena padatnya agenda.. #halaaahh..
Terus tetiba inget sesuatu yang tersimpan dalam stok rumah tangga. Dan taraaaa..
Alhamdulillaah ketemu jalan keluarnya..
Lem tembak, lilin dan korek api berhasil menjadi pahlawan berharga yang menyelamatkan saya. MasyaaAllah walhamdulillaah..
Jumat, 03 November 2017
Day 1: Kreativitas
Kreatif itu..
Ketika susunan bajumu berada di rak paling atas, sedangkan tanganmu tak sanggup menggapainya.. Maka bantal-bantal pun jadi penolong yang siap menggenapkan tinggimu untuk meraihnya..
#Ribby, 2Y6M
Ketika susunan bajumu berada di rak paling atas, sedangkan tanganmu tak sanggup menggapainya.. Maka bantal-bantal pun jadi penolong yang siap menggenapkan tinggimu untuk meraihnya..
#Ribby, 2Y6M
Langganan:
Komentar (Atom)

















