Saya tidak melakukan kegiatan khusus untuk mengamati gaya belajar anak-anak. Sementara ini saya hanya mengumpulkan dari apa yang saya lihat dalam keseharian mereka.
Untuk poin pertama melakukan sesuatu dengan teliti, rapi, dan detil maka dapat dilihat bahwa si Kakak (4Y) tidak terlalu memperhatikan hal-hal seperti ini. Dia melakukan 'yang penting proper.' Menaruh sandal, menata mainan, berpakaian, dia biasa saja.
Nah, lain dengan si Adek (2Y). Adek sangat memperhatikan kerapian. Saat menata sendal/sepatu maka dia tata harus simetris, kanankirinya urut, besarkecilnya urut, dan tidak boleh miring-miring. Dia bisa stuck lama di depan rumah buat nata sendal/sepatu. Geser sanasini, pindah sanasini, sampai di posisi yang menurutnya perfect.
Dalam hal berpakaian pun begitu. Suka teriak marah-marah kalo keinginannya tidak terpenuhi. Misal baju A harus masuk celana, baju B harus keluar celana, atau celana X harus digulung sekian kali bawahnya.
Jadi untuk parameter pertama ini bisa dikategorikan bahwa Kakak gaya belajarnya bukan visual, sedangkan Adek visual.
#Tantangan10Hari,#Level4,#GayaBelajarAnak,#KuliahBunsayIIP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar