[BERKEBUN = BERLIPAT KEUNTUNGAN]
Entah kapan dan dimana mulainya, saya jadi senang sekali dengan perihal pepohonan dan hijauan tanaman sendiri. Mungkin berawal dari saya senang makan sayur, terus nyari/beli yang organik itu tidak mudah dan murah, kemudian lihat postingan beberapa orang yang mereka kalau mau nyayur tinggal petik itu kok sepertinya menyenangkan sekali...
Pengennya udah lama. Tapi cuma pengen doang. Alasannya macam-macam lah yaa.. Pas di Jakarta karena rumah ngontrak dan tak ada halamannya. Nah pas sekarang pindah ke Aceh, halaman ada sedikit tapiiii ternyata disini syusyah sekali mencari penjual bibit sayur. Mungkin karena belum ketemu saja ya.. Semoga Allah mudahkan.. Sudah cari-cari di penjual tanaman yang besar-besar tuh, tak ada pula. Adanya standar cabai, tomat. Pan eike pengen nanem bayam, kangkung, daun bawang, daun sop, brokoli yang semacam itu.
Tapi karena sudah kebelet kepengen akhirnya tanam saja yang ada. Di halaman mungil depan telah tertanam buah belimbing wuluh, pohon mangga, pohon cabai, singkong, dan ubi jalar. Beberapa hari yang lalu mulai membibit tomat ceri, kacang panjang biji pink, dan pokcoy. Kemarin membibit wortel, bawang merah, dan bawang putih.
Eh lalu apa keuntungan dari berkebun ini???
1. Mengalihkan dunia anak, dari game imitasi ke aslinya. Mereka bisa meraup-raup tanah seasyik main pasir magnetik. Mereka bisa menyiram tetanaman bukan hanya dalam permainan peran. Mereka bisa melihat ulat, lahapnya dia memakan daun, dan kupu-kupu sering menyambangi rumah bukan hanya di youtube.
2. Sarana edukasi yang menarik untuk anak. Misal anak jadi tau kapan waktu menyiram tanaman yang baik. Pohon mana yang butuh banyak air mana yang tidak. Anak berbinar-binar ketika biji yang ditanamnya mulai bertunas dan setiap hari terus bertambah besar. Setiap kali pulang sekolah yang ditujunya adalah tempat bibitnya, dan terkagum-kagum melihat perkembangan tanamannya.
3. Dari menanam pohon ini bisa diajarkan tentang gogreen, tentang berhati-hati terhadap makanan, pupuk dan pestisida itu sebaiknya tidak perlu dipergunakan, tentang Allah yang sebenarnya sudah menjamin kecukupan untuk manusia dari apa-apa yang ada di bumi dan diturunkan dari langit, jadi tak perlulah ada GMO dst. Tinggal manusia mau berikhtiar atau tidak? Bumi itu mudah untuk dihidupkan dengan izin-Nya, tapi kebanyakan manusia tak sadar telah melakukan pengrusakan atasnya.
4. Lebih ngirit. Ini kalo diseriusin menanam untuk kebutuhan sehari-hari ya. Jadi tinggal petik, masak, sajikan.
5. Lebih sehat karena tidak tesentuh bahan-bahan kimia sintetis.
6. Rumah lebih adem dan seger. Mungkin karena pohon mengambil CO2 dan menghasilkan O2.
7. Peluang beramal dan bersedekah terbuka lebar. Bersedekah O2 mah jelas ya. Belum lagi kalo berbuah atau panen berlebih, bisa berbagi dengan tetangga. Belum lagi kalo ada hewan-hewan yang mengambil manfaat dari tanaman yang kita tanam. Wah, tau-tau di akhirat kita dapat tambahan pahala yang kitanya ngga sadar itu dari mana.. MasyaAllah..
“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman apapun atau bertani dengan tumbuhan apapun, lalu tanaman tersebut dimakan oleh oleh manusia, atau binatang melata atau sesuatu yang lain, kecuali hal itu akan berniali sedekah untuknya.” (HR. Muslim no. 1552)
“Tidaklah seorang muslim bercocok tanam dengan tanaman apapun kecuali setiap tanamannya yang dimakannya bernilai sedekah baginya. Apa saja yang dicuri orang darinya (tanamannya) menjadi sedekah baginya. Apa yang dimakan binatang liar (dari tanamannya) menjadi sedekah baginya. Apa yang dimakan burung darinya menjadi sedekah baginya. Dan tidaklah seseorang mengambil darinya melainkah itu juga akan menjadi sedekah baginya.” (HR. Muslim no. 1552)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar