Senin, 12 Februari 2018

Day 1: Keluarga Multimedia

Sebenarnya saya mau bolong saja untuk tantangan kali ini, mengingat saya dan suami bukanlah orang yang berkebutuhan tinggi terhadap hasil iptek berupa teknologi atau aplikasi terbaru. Bahkan bisa dibilang kalo bisa dilakukan dengan tanpa hape dll, kami akan lebih memilih yang manual. Apalagi anak-anak masih balita, dimana penggunaan gadget untuk alasan apapun sangat..sangat..kami batasi. Batasi lho ya, bukan dilarang sama sekali.

Apalagi saya yang model kuno begini, lebih nyaman dengan yang namanya 'dapat dipegang langsung'. Wkwkwk.. Baca Quran ya tanpa aplikasi, langsung pegang mushaf. Menghafal dan murajaah hafalan ya by manual juga. Gegambaran dan mainan anak ya yang bisa dilakukan dengan peraga langsung. Melihat milestone anak ya pengamatan sendiri dan bikin catatan manual. Cari resep, nah ini cukup dg googling apalagi diriku tak terobsesi bisa masak ini itu. Belanja ya bisa dilakuin dg dicatatat di wa dan dikirim ke suami. Belanja online? Bisa dihitung dengan jari.

Nah lhoh mau nulis apa cobak saya di tantangan kali ini. Cuma kalo bolong itu rasanya kok yaa masak sih bolong?! Kayak kalah sebelum berperang dan layu sebelum berkembang.. Halah.. Jadi mari kita kerjakan semampunya, tidak perlu mencari-cari. Karena hasil teknologi itu kan bertujuan untuk memudahkan pekerjaan kita kan? Lha kalo malah nambah-nambahin kerjaan ya buat apa.. :DD

Dimulai dari pengertian multimedia saja menurut wikipedia ya.

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.

Nah, kalo berdasar definisi tersebut apa saja fitur yang ada di hape kita, bisa lah ya masuk ke dalamnya. Tapi kemudian perlu diselaraskan dengan yang diingini oleh IIP terkait multimedia ini apa? Dan jawabannya adalah "Bahwa apapun yang dipelajari lewat teknologi nanti adalah untuk penyempurnaan akhlaq , dimana tahapannya meliputi:
  1. how to educate the children;
  2. how to manage family;
  3. how to be confidence;
  4. how to continuous improvement;
  5. noble attitude.
Atau mudahnya yang diminta dalam tantangan kali ini adalah mencari aplikasi/teknologi yang bisa memudahkan ibu dalam proses mendidik anak, memudahkan proses manajemen diri/keluarga/komunitas, membuat para ibu jadi produktif, atau menambah amalan ibu untuk bisa makin bermanfaat bagi banyak orang.

Nah, berdasarkan hal itu media/aplikasi pertama yang akan saya kemukakan adalah...

WhatsApp

Sudah ngga perlu lagi dibahas lah ya ini apaan. Dari Kakek-kakek, bocah cilik, pejabat, kuli, rasanya sudah pada duluan join disini. Beneran deh, for me ini aplikasi utama dan wajib banget.

Kenapa? Tempat berkumpulnya keluarga yang terpisah-pisah jarak. Bisa bagi foto-video cucu2 ke kakek-nenek secara realtime. Bisa videocall saat suami sedang dinas luar kota. Bisa ikutan grup-grup yang bermanfaat. Bisa sharing ini itu. Kerjaan bla..bla..bla..semuanya jadi lebih mudah komunikasi dan koordinasinya.

Udah sih, gitu aja.

:D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar