Rabu, 26 Oktober 2016

Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga (Materi Sesi#2)






Apa kabar Bunda dan Calon Bunda peserta matrikulasi IIP Batch#2? Pekan ini kita akan belajar bersama tentang:

a.    Apa itu Ibu Profesional?
b.    Apa itu Komunitas Ibu Profesional?
c.     Bagaimana tahapan-tahapan untuk menjadi Ibu Profesional?
d.    Apa saja indikator keberhasilan seorang Ibu Profesional?


APA ITU IBU PROFESIONAL?

Kita mulai dulu dengan mengenal kata IBU ya. Menurut KBBI, Ibu memiliki makna:
1)    Perempuan yang telah melahirkan seseorang;
2)    Sebutan untuk perempuan yang telah bersuami;
3)    Panggilan yang takzim kepada perempuan yang sudah bersuami maupun yang belum;
4)    Bagian yang pokok (besar, asal, dan sebagainya): -- jari;
5)    Yang utama diantara beberapa hal lain; yang terpenting: -- negeri; -- kota.

Sedangkan kata PROFESIONAL, memiliki makna:
1)    Bersangkutan dengan profesi;
2)    Memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya: ia seorang juru masak --.

Berdasarkan dua makna tersebut di atas, maka IBU PROFESIONAL adalah seorang perempuan yang:
1)    Bangga akan profesinya sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya.
2)    Senantiasa memantaskan diri dengan berbagai ilmu, agar bisa bersungguh-sungguh mengelola keluarga dan mendidik anaknya dengan kualitas yang sangat baik.

APA ITU KOMUNITAS IBU PROFESIONAL?

Adalah forum belajar bagi para perempuan yang senantiasa ingin meningkatkan kualitas dirinya sebagai seorang ibu, istri, dan sebagai individu.

Visi Komunitas Ibu Profesional:

Menjadi komunitas pendidikan perempuan Indonesia yang unggul dan profesional, sehingga dapat berkontribusi kepada negara dengan cara membangun peradaban bangsa dari dalam internal keluarga.

Misi Komunitas Ibu Profesional:

1.        Meningkatkan kualitas Ibu dalam mendidik anak-anaknya, sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anaknya.
2.        Meningkatkan kualitas Ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul.
3.        Meningkatkan rasa percaya diri Ibu dengan cara senantiasa berproses menemukan misi spesifik hidupnya di muka bumi ini, sehingga Ibu bisa produktif dengan bahagia, tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya.
4.        Meningkatkan peran Ibu menjadi ‘change agent’ (agen perubahan), sehingga keberadaannya akan bermanfaat bagi banyak orang.

 



BAGAIMANA TAHAPAN MENJADI IBU PROFESIONAL?

Ada 4 tahapan yang harus dilalui oleh seorang Ibu untuk menjadi Profesional yaitu:

1.        Bunda Sayang
Ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas Ibu dalam mendidik anak-anaknya, sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anak-anaknya.

2.        Bunda Cekatan
Ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas Ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul.

3.        Bunda Produktif
Ilmu-ilmu untuk meningkatkan rasa percaya diri Ibu dengan cara senantiasa berproses menemukan misi spesifik hidupnya di muka bumi ini, sehingga Ibu bisa produktif dengan bahagia, tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya.

4.        Bunda Shalihah
Ilmu-ilmu untuk peran Ibu sebagai agen pembawa perubahan di masyarakat, sehingga keberadaannya bermanfaat bagi banyak orang.

APA INDIKATOR KEBERHASILAN IBU PROFESIONAL?

“MENJADI KEBANGGAAN KELUARGA”

Kalimat di atas adalah satu indikator utama keberhasilan seorang Ibu Profesional. Karena suami dan anak-anak kitalah yang paling berhak pertama kali mendapatkan istri dan ibu yang terbaik di mata mereka.

Maka yang perlu ditanyakan adalah sebagai berikut:

Bunda Sayang
1)   Apakah anak-anak semakin senang dan bangga dididik oleh Ibunya?
2)   Apakah suami semakin senang dan bangga melihat cara istrinya mendidik anak-anak, sehingga keinginannya terlibat dalam pendidikan anak semakin tinggi?
3)   Berapa ilmu tentang pendidikan anak yang kita pelajari dalam satu tahun ini?
4)   Berapa ilmu yang sudah kita praktekkan bersama anak-anak?

Bunda Cekatan
1)   Apakah manajemen pengelolaan rumah tangga kita menjadi semakin baik?
2)   Apakah kita sudah bisa meningkatkan peran kita di rumah? Misal dulu sebagai ‘kasir’ keluarga, sekarang meningkat menjadi ‘manajer keuangan’ keluarga.
3)   Berapa ilmu tentang manajemen rumah tangga yang sudah kita pelajari dalam satu tahun ini?
4)   Berapa ilmu yang sudah kita praktekkan dalam mengelola rumah tangga?

Bunda Produktif
1)   Apakah kita semakin menemukan minat dan bakat kita?
2)   Bagaimana cara kita memperbanyak jam terbang di ranah minat dan bakat kita tersebut?
3)   Apakah kita merasa menikmati (enjoy), mudah (easy), dan menjadi yang terbaik (excellent) di ranah minat dan bakat kita ini?
4)   Bagaimana cara kita bisa produktif dan atau mandiri secara finansial tanpa harus meninggalkan anak dan keluarga?

Bunda Shalihah
1)    Nilai-nilai apa saja yang kita perjuangkan dalam hidup ini?
2)    Apa yang ingin kita wariskan di muka bumi ini, yang tidak akan pernah mati ketika kita tiada?
3)    Program berbagi apa yang akan kita jalankan secara terus-menerus?
4)    Apakah kita merasa bahagia dengan program tersebut?

Selamat berproses menjadi Ibu Profesional dan nikmatilah tahapan-tahapan belajar yang Bunda dan calon Bunda rasakan selama mengikuti program pendidikan di Ibu Profesional ini dengan segenap kesungguhan.

Seperti pesan Pak Dodik untuk Ibu Septi ketika meyakinkan beliau tentang pentingnya kesungguhan menjadi seorang Ibu: “Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum terbalik.”

Salam Ibu Profesional,

Tim Matrikulasi Ibu Profesional

Sumber bacaan:
1.    KBBI, Edisi Keempat, Balai Pustaka, Jakarta, 2008.
2.    Hei, Ini Aku Ibu Profesional, Leutikaprio, Cetakan 1, 2012.
3.    Bunda Sayang, Seri Ibu Profesional, Gaza Media, Cetakan 1, 2013.
4.    Bunda Cekatan, Seri Ibu Profesional, Gaza Media, Cetakan 1, 2014.
5.    Bunda Produktif, Catatan Ikhtiar Menjemput Rizki, Seri Ibu Profesional, J&J Publishing, Cetakan 1, 2015.


~~~

Sumber gambar:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar