Kamis, 20 Desember 2012

BLW, Apaan Sih?!


Judul di atas adalah kalimat pertama yang terlontar dalam pikiran saya ketika membaca Giveaway-nya narababyshop.blogspot.com. BLW atau yang kepanjangannya Baby Led Weaning yang pengertiannya sudah dijelaskan secara ringkas sama si empunya blog sebagai pemberian makan di awal (MPASI) yang biasanya berupa bubur dan disuapi, diganti dengan solid food langsung dan tanpa disuapi; membuat saya menerawang jauh betapa kerdilnya pengetahuan saya terkait dengan dunia per-baby-an yang sebentar lagi akan menghampiri. InsyaAllah..

Selama ini sungguh, saya menjalani masa kehamilan saya hanya dengan intuisi dan tanpa ilmu yang memadai. Saya baru akan mencari-cari alias googling sesuatu pada saat saya menemui permasalahan di masa-masa kehamilan itu. Kebayang banget kan betapa kasihannya bayi yang sudah menemani hari-hari saya selama lima bulan ini. Maafkan Bunda ya Nak.. Tapi Alhamdulillah, suami saya selalu support dengan artikel-artikel seputar kehamilan, kelahiran, dan positive parenting di sela-sela kesibukannya. Makasih sangat Kangmas..
Nah, karena masih penasaran dengan BLW makanya langsung berselancarlah saya mencari tahu lebih lanjut tentang kalimat asing ini. Wuaaaaa,,, ternyata… keren banget BLW ini. Selama ini, setau saya, sehabis masa pure ASI 6 bulan itu maka masuklah kita di masa MPASI. Dalam pikiran saya masa MPASI adalah saat seorang ibu mesti beribet-ribet dan berkreasi dengan makanan-makanan halus seperti bubur, jus, dan tim untuk buah hati mereka. Saya sudah membayangkan bagaimana nanti dengan saya? Secara saya bukanlah seorang ibu yang punya talent di dunia perdapuran. Walaupun tentu saja demi buah hati, pastilah saya mau belajar dan melakukan apa saja yang terbaik buat amanah agung yang sudah Allah titipkan kepada saya dan suami. Cuma masih belum kebayang. Malah yang ada pikiran-pikiran konyol, ‘jangan-jangan nanti anak saya malah kenapa-napa’ gara-gara si emak yang amburadul dalam mengolah makanan-makanan yang seharusnya menjadi asupan untuk mencerdaskan otak dan menyehatkan jasmani si buah hati.
Kemudian setelah membaca beberapa artikel tentang BLW, tercerahkanlah hati saya seperti saat bangun pagi mendapati sinar surya tanpa awan yang menghalangi. Hehe, lebay. Beberapa keunggulan BLW yang saya temukan setelah kepo di internet, diantaranya:
  1. Acara makan menjadi lebih menyenangkan bagi buah hati, karena bayi menentukan sendiri kapan dia ingin mengambil, memasukkan ke mulut, mengunyah, dan menelan makanannya;
  2. Bayi bisa belajar sambil bermain dengan mengenali buah/sayur dalam bentuk aslinya karena hanya dipotong dan dikukus saja diawal pengenalan BLW; 
  3. Motorik kasar bayi (dalam hal ini tangan dengan memegang, mulut dengan menggigit dan mengunyah) menjadi terlatih. Bayi akan antusias saat melihat makanan disajikan didepannya, ingin segera menggapai dan memegangnya, berbeda dengan anak-anak yang MPASI-nya menggunakan puree/bubur, biasanya mereka disuapi dan dipaksa makan sebanyak-banyaknya; 
  4. Anak-anak BLW cenderung akan lebih menyukai makanan karena mereka bisa belajar dan bereksplorasi sesuka hati mereka dengan makanannya;
  5.  Anak-anak BLW cenderung tidak pernah (jarang) sembelit dan jarang yang menderita obesitas;
  6.  Bundanya juga belajar menjadi lebih kreatif menciptakan menu-menu baru yang sesuai standar BLW (ehm,, kalo yang ini iya nggak ya..? ^^), dimana artinya anak juga dibiasakan untuk tidak jajan sembarangan; 
  7. Anak diperkenalkan sedari kecil tentang adab/cara makan yang baik misalnya: 
  • Duduk (bukannya berjalan sepanjang jalan kompleks dengan ibunya membawa semangkok bubur/puree);
  • Mengunyah makanan (meski belum bisa langsung sempurna karena diawal-awal BLW akan sering terjadi gagging);
  • Memegang makanan dengan tangan kanan;
  • Mengajarkan kebersihan (sebelum dan sesudah makan diajari untuk mencuci tangan).
Setelah membaca keunggulan-keunggulan BLW itu ngga heran dong kalo saya jadi pengen bilang wow dan koprol seartus kali. Hehe bukan ding, jadi pengen dapet kado akhir tahun berupa Buku BLW dari Ummi Nara.

Selain itu saya emang orang yang entah kenapa suka banget dapet kado -especially buku-(curcol… ;p ). Bukan karena males ngluarin uang alias mental gratisan, tapi saya happy banget jika punya buku yang kemudian di halaman depannya ada tulisannya: “Kado dari xxx dalam rangka xxx tanggal xxx". Ternyata kesan pemberian itu lebih dalem.. :DD Saya akan lebih berhati-hati dalam menjaganya.
But, saya menulis ini tidak semata-mata agar dapet buku itu kok. Saya hanya sedang belajar untuk menjalin silaturahim kepada saudara-saudari saya yang secara fisik di dunia nyata sudah tidak bisa saya sapa. Kemudian juga, dengan ikutan giveaway seperti ini minimal saya tambah ilmu karena kemudian jadi rajin searching hal-hal yang sebelumnya tidak saya ketahui. Thanks a lot buat Ummi Nara dan Giveaway-nya. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan mencurahi dengan keberkahan.. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar