Jumat, 19 Oktober 2018

The Priceless Moments

"To be pregnant is to be vitally alive, thoroughly woman, and distressingly inhabited. Soul and spirit are stretched – along with body – making pregnancy a time of transition, growth, and profound beginnings." (Anonymous)

Dua garis merah pada alat pendeteksi kehamilan itu telah mengaminkan persangkaanku beberapa hari terakhir ini. Tubuh yang tiba-tiba saja berubah menjadi sesuatu yang tidak kukenali. Rasa lelah yang terus menerus menggelayut, tenaga yang seperti tersedot habis, otot-otot betis yang berkontraksi seperti waktu menaklukkan gunung pertama kali.

Belum lagi selera makan yang tak ada lagi, mual-muntah selalu muncul mendahului, pun bahkan ketika makanan belum terbaui. Semua wewangian menjadi sesuatu yang memuakkan masuk ke indra penciuman. Pokoknya haram suami dekat-dekat kalau habis mandi, pakai deodoran, dan pakai minyak wangi. Bau keringat alami justru membuat nyaman dan tenang sekali.

Entah darimana sebutan 'morning sickness', padahal kombinasi kesakitan itu saya rasai tidak hanya di pagi hari. Tapi berlangsung terus dari bangun tidur sampai bangun tidur lagi.

Melewati satu hari dengan kondisi seperti itu saja subhanallaah rasanya lama sekali. Dan Ibu hamil harus merasainya setidaknya di trimester pertama, kalau saya sendiri kurang lebih 120 hari. Ada pula yang sampai bayi lahir baru selesai semua rasa yang 'menakjubkan' ini.

MaasyaaAllaah..mungkin inilah cara Allah meningkatkan daya tahan terhadap rasa sakit untuk para Ibu. Dilatih secara terus-menerus sepanjang waktu tertentu.

Mungkin inilah cara Allah untuk mendewasakan kejiwaan seorang Ibu, dilatih untuk mampu melawan segala rasa enggannya misal untuk makan, demi untuk sesuatu yang ia cinta walaupun belum hadir di depan mata.

Mungkin ini cara Allah untuk mendekatkan diri seorang Ibu dengan-Nya, karena dengan segala kelemahannya dia akan rajin mengadu dan meminta kebaikan kepada Rabb-nya untuk dirinya dan calon bayinya.

Mungkin ini cara Allah untuk mencambuk kesadaran calon Ibu terhadap berat perjuangan Ibunya yang telah melewati perjuangan yang serupa, sehingga doa-doa kebaikan untuk kedua orang tua yang sebelumnya hanya melewati lisan secara biasa, kini dapat terasa menggetarkan dinding hatinya, terucap dengan sepenuh jiwa.

Maka Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya:

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang Ibu-Bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang Ibu Bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.'
(QS. Luqman : 14)


Senin, 19 Februari 2018

Day 10: Keluarga Multimedia

Paint

Yess..setelah mencari-cari apa ya kurang satu lagi.. Wkwkwk..paint saja lah ya. Karena saya ngga berhasil paham photoshop, paint ini cukup bisa membantu kerjaan saya. Apalagi dengan diperkenalkannya aplikasi baru di kantor, yang mana belum stabil maka sering banget lapor keluhan penggunaan dengan printscreen, dan ubeg sedikit dengan paint (kasih tanda, dijelaskan lewat tulisan di gambar) agar pengembang aplikasinya paham mana-mana yang mesti dikoreksi.

Dulu sebelum kenal Canva bebikinan kartu, edit foto dll pakai paint ini. Tapi sekarang mah udah ngga pernah lagi. Sudah lain tempat mainnya.. :p

Day 9: Keluarga Multimedia

Canva

Ini lumayan membantu ketika saya butuh menyalurkan bakat seni saya. Eaaa,, hahaha.. Kadang-kadang bosen kan dengan kerjaan rutin yang ngulik angka, administrasi dll, jadinya semangat kalo disuruh bikin ucapan-ucapan, sertifikat dll. Ya Canva ini yang membuat pekerjaan sampingan itu terasa menyenangkan. Templatenya banyak, lucu-lucu. Banyak yang free pula. Ya kalo yang tidak berbayar ada watermark canvanya sih.. xixi.. pinter-pinter aja akalin biar ngga kelihatan.

So far, belum ketemu aplikasi semacam ini dengan kemudahan dan banyaknya pilihan seperti Canva. Jadi masih di paling atas lah si Canva ini untuk pemula seperti saya.

Day 8: Keluarga Multimedia

Samsung Notes

Ini ngga sering saya pakai, karena saya juga sebenarnya malas bentar-bentar buka hape. Kalo untuk catatan belanja dan yg menyangkut kepentingan keluarga, saya biasa wa ke suami nah nanti suami yang ingatkan.. :D Untuk mencatat target harian saya masih nyaman pake buku kecil yang bisa dibawa kemana-mana.

Paling-paling berguna untuk mencatat siklus haid, target-target pekanan penting. Sama janji/deadline yang bertenggat waktu karena ada alarmnya.

Day 7: Keluarga Multimedia

Blogspot

Ini dulu pertamanya buat gegara multiply yang sdh tidak melayani blog lagi, padahal tempat mainnya dengan anak2 kampus ya di multiply itu dulunya. Karena sudah ngga seasyik waktu di multiply, jadinya blog ini dipakai buat nulis-nulis ngga penting saja. Hanya untuk pengingat sendiri ini. Tapi kemudian karena IIP tugasnya harus pake blog, jadinya ngga nganggur lagi deh ni blog. Ada isinya lah walopun ya gini-gini doang.

Blogspot ini userfriendly walaupun saya juga ngga paham kalo mesti ngulik mengganti header, memasang banner dll. Free pilihan desainnya juga banyak, bisa setting tanggal publikasi dll. Membantu banget untuk yang gaptek kayak saya ini.

Day 6: Keluarga Multimedia

Gocar

Ini musti wajib ada kalo musim hujan bagi yang belum punya mobil kayak kami.. Soalnya berangkat - pulang kantor sambil nenteng duo shalihah. Kalo hujan yang rerintikan mah seringnya tetep basah-basahan naik motor saja. Tapi kalo sudah yang deres beud, ngga berhenti-henti, berangin pulak, nah itu alamat sudah harus menggunakan app ini.

Alhamdulillah di sini mudah, tidak usah nunggu lama-lama dengan harga yang sangat terjangkau. Beneran berasa konsumen itu diuntungkan banget dengan adanya media ini. Semoga tidak ada konflik dengan jasa transport yang non-app ya, jadi bisa nyaman lah kami yang belum punya mobil sendiri ini..:)

Day 5: Keluarga Multimedia

GoogleMap

Buat kami (saya dan suami) yang belum lama tinggal di Kota yang sekarang, aplikasi ini penting banget. Karena kemana-mana ya ini penuntunnya. Walaupun kadang ngga persis bener lho. Kami beberapa kali juga kesasar mengikuti googlemap ini. Ada posisi-posisi yang ngga tepat dll. Berkenaan dengan itu, suami jadi ikutan jadi google kotributor yang nunjukin tempat baru atau ngedit lokasi yang masih salah-salah.

Kami jadi bisa mencoba beberapa alternatif jalan, sehingga sampai jalan yang masuk-masuk gang pun diketahui. Hebat ya GMap ini.

Day 4: Keluarga Multimedia

Youtube

Ini juga antara penting ngga penting sih.. Tapi butuh.. :D Ya gimana ya, selaku generasi lama yang terjebak di era milenial, ya jadinya ikut-ikutan tapi cuma nyicipi kulitnya doang. Yg macam vlog dkk itu mana tau lah saya.

Menggunakan youtube utamanya ya untuk dengerin kajian-kajian agama, mencari hal-hal baru yang jarang didengar misal terkait flatearth, the truth about vaccines, tentang pengobatan herbal, nyari cara membuat handmade yang lucu-lucu khususnya untuk keterampilan anak, nyari daily workout buat Emak2, nyari doa atau film anak yang bisa diputer kadang-kadang kalo sudah mentok buat nyari aktivitas anak.



Day 3: Keluarga Multimedia

Facebook

Belum lama saya join facebook, baru sekitar setahunan. Itu jg berawal dari IIP. Sebelumnya sy berfikir tidak butuh media itu. Sy memang tipe introvert yang tidak mau diulik privacy sy oleh orang lain, begitupun sy juga tidak tertarik untuk mengulik status orla. Yaaa ternyata.. FB isinya tidak cuma orang tsurhat.. wkwkwk..

Banyak postingan sarat ilmu yang bisa kita terapkan. Banyak FP yang sesuai dengan minat yang bisa kita ikuti. MasyaaAllaah, memudahkan sekali. Tapi ya balik lagi ke kita, godaan untuk statuswalking itu ya ada aja ternyata. Tinggal kita yang mengingatkan diri kita sendiri mana-mana saja yang mesti kita baca dan mana yang tak perlulah kita berlama-lama disana. Pancingan berdebat di dunia emak2 di FB itu beragaaammmm banyaknya, tapi kalo saya ya numpang lewat saja dengan tetap mengambil poin2 penting yang disampaikan di dua kubu yang sedang berseteru. InsyaAllah semuanya manfaat. Yg ngga manfaat itu sumpah serapahnya itu lho ampyuun deh.. :( Harus belajar lebih bijak lagi menggunakan media..

Day 2: Keluarga Multimedia

Gmail

Ini email utama diantara beberapa email yang pernah sy buat. Karena kuotanya itu loh yang ngga habis-habis: ribuan email dengan attachmentnya masih aja bisa masuk. Ngga perlu repot2 sering hapus. Paslah untuk saya yang tidak eh kurang rajin ini.. :D

Apalagi ada fasilitas hangout dan googledrive-nya, jadi ya all in one gitu deh. Dokumen-dokumen bisa diarsipkan dsitu. Tapi untuk privacy dll, sy kurang paham juga. Cuma selama ini masih aman-aman saja. Rutin ganti password mungkin salah satu pengamanan yang paling mudah untuk dilakukan.


Senin, 12 Februari 2018

Day 1: Keluarga Multimedia

Sebenarnya saya mau bolong saja untuk tantangan kali ini, mengingat saya dan suami bukanlah orang yang berkebutuhan tinggi terhadap hasil iptek berupa teknologi atau aplikasi terbaru. Bahkan bisa dibilang kalo bisa dilakukan dengan tanpa hape dll, kami akan lebih memilih yang manual. Apalagi anak-anak masih balita, dimana penggunaan gadget untuk alasan apapun sangat..sangat..kami batasi. Batasi lho ya, bukan dilarang sama sekali.

Apalagi saya yang model kuno begini, lebih nyaman dengan yang namanya 'dapat dipegang langsung'. Wkwkwk.. Baca Quran ya tanpa aplikasi, langsung pegang mushaf. Menghafal dan murajaah hafalan ya by manual juga. Gegambaran dan mainan anak ya yang bisa dilakukan dengan peraga langsung. Melihat milestone anak ya pengamatan sendiri dan bikin catatan manual. Cari resep, nah ini cukup dg googling apalagi diriku tak terobsesi bisa masak ini itu. Belanja ya bisa dilakuin dg dicatatat di wa dan dikirim ke suami. Belanja online? Bisa dihitung dengan jari.

Minggu, 21 Januari 2018

Day 10: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 10:
1. Febry Jesshica
2. Putri Maharani



Day 9 : Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 9:

1. Faradila Rahim
2. Oktina Fitriyanti



Day 8: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 8:
1. Nyai Mubinah
2. Elvira Chaerunnisa
3. Widya Dista (Cuti)

Pemaparannya kurang lebih sama dgn beberpa kel. Sebelumnya, ada tambahan solusi dan tips.

 Di masa ini, orang tua dituntut utk lebih aware dlm menumbuhkan fitrah seksualitas. Maraknya penyimpangan2 yg kini sudah tidak malu malu lagi dalam menyatakan eksistensinya. Bahkan jumlah mereka tidak sedikit.

Day 7: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 7:
1. Efiaty
2. Nita Lis Widiana
3. Weni Widiafrensi



Day 6: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 6:

1. Dwiagris Tiffania
2. Nina Purwanti
3. Sri Agustin

*FITRAH SEKSUALITAS: BAGAIMANA MENGHADAPI TANTANGAN PERGAULAN BEBAS*


"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." (QS. Ar-Rum: 21)

Day 5: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 5:

1. Douszyah Temmy
2. Kusendra
3. Siti Rohima


Day 4: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Kelompok 4:
1. Diah Tri Yulianti
2. Kurnia Tri Hastuti
3. Siti Fatimah

FITRAH SEKSUALITAS:

Adalah tentang bagaimana seorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sbg lelaki sejati atau perempuan sejati.
Pendidikan fitrah seksualitas dimulai sjk bayi lahir dan banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan sang buah hati pada ayah dan ibu.

Day 3: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Dibawakan oleh kelompok 3:
1. Dewi Andriyani
2. Khairunnisa
3. Rita Lestari


Day 2: Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Dibawakan oleh kelompok 2:
1. Jusriani Amir
2. Christine Mayavani
3. Rima Sylviana


APA ITU GENDER

Menurut wikipedia, gender dalam sosiologi mengacu kepada sekumpulan ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin (sex) seseorang dan diarahkan pada peran sosial dan identitasnya dalam masyarakat. Konsep gender berbeda dengan sex atau jenis kelamin yang bersifat biologis.
Lebih jelasnya, gender merupakan perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab antara laki2 dan perempuan yg merupakan hasil konstruksi sosial dan dpt berubah sesuai perkembangan zaman.