Jumat, 05 Mei 2017

Day 10: Gaya Belajar

Nah, saatnya mencoba menyimpulkan gaya belajar untuk Kakak dan Adek ya..

Kakak:
  1. Tidak teliti, rapi, detail --- Bukan Visual
  2. Berbicara tanpa menggunakan gesture  --- Auditory
  3. Terganggu dengan bunyi-bunyian --- Auditory
  4. Mampu menangkap dan mengingat video/film tanpa suara --- Visual
  5. Berminat terhadap alur cerita tanpa mementingkan buku --- Auditory
  6. Mengobrol/cerita ketika membaca Iqra' --- Auditory
  7. Berbicara sendiri ketika bermain/mengingat sesuatu --- Auditory
  8. Lebih mudah mengingat hal yang dipraktikkan, didengar, atau dilihat --- Seri
  9. Bergerak terus --- Kinestetik
  10. Mengingat lagu dengan cepat --- Auditory
  11. Perfectionist khusus untuk hasil gambar/mewarnai --- Visual
Dari hasil rekap pengamatan selama sembilan hari, bolehlah ya disimpulkan kalo gaya belajar Kakak Auditory.

Adek:
  1. Teliti, rapi, detail terhadap penampilan/tatanan --- Visual
  2. Berbicara menggunakan gesture  --- Kinestetik
  3. Terganggu dengan bunyi-bunyian --- Bukan Auditory
  4. Mampu menangkap dan mengingat video/film tanpa suara --- Belum Bisa Diamati
  5. Buku dipakai untuk menyusun rumah/kereta/bangunan --- Kinestetik
  6. Membaca Iqra' hanya karena ingin meniru --- Kinestetik
  7. Berbicara sendiri ketika bermain/mau tidur --- Auditory
  8. Lebih mudah mengingat hal yang dipraktikkan, didengar, atau dilihat --- Belum Bisa Diamati
  9. Bergerak terus --- Kinestetik
  10. Mengingat lagu dengan cepat --- Auditory
  11. Perfectionist khusus untuk hasil gambar/mewarnai --- Belum Bisa Diamati
Jadi sampai dengan saat ini, kesimpulan untuk gaya belajar Adek adalah Kinestetik.


Kamis, 04 Mei 2017

Day 9: Gaya Belajar

Parameter yang dilampirkan dalam materi Gaya Belajar, Bunda Sayang IIP, sepertinya sudah terulas semua. Walaupun ya, saya ambil secara global saja. Rencananya untuk Day 10 postingan saya berupa kesimpulan tentang gaya belajar apa sih yang dominan dari Kakak dan Adek berdasarkan hasil pengamatan dari parameter-parameter di Day 1-9. Nah tapi terus PR banget dong, Day 9-nya mau mengulas apa lagi? :D

Alhamdulillah setelah shalat dzuhur saya mendapatkan ide.. Setelah shalat atau pas shalat? hayoo ngakuu.. #celeguk :D

Jadi, saya tuliskan hal-hal unik di Kakak yang belum terbahas di parameter sebelumnya saja lah ya:

1. Keep moving alias gerak terus

Ini PR banget deh pokoknya. Karena suka pusing sendiri lihat anak-anak tidak bisa disuruh duduk diam misal pas shalat saja. Ini bukan hanya terkait rentang fokus anak sesuai usia deh kayaknya, tapi 'karakter' bawaan anak sepertinya ngaruh ya. Karena toh banyak anak tetangga atau anak teman yang tidak se'wow' mereka saat bermain. Padahal mereka perempuan lho.. Duh, padahal Bundanya kalem begini yaa.. Bawaan dari mana coba? :D

Rabu, 03 Mei 2017

Day 8: Gaya Belajar

Krik..krik..krik..hari ini apa lagi yang mau diamati ya? Parameter ini saja deh: Apakah anak ketika berfikir, kadang suka menutup mata sambil membayangkan?

Jawabannya baik Kakak maupun Adek, sampai sejauh ini belum pernah menutup mata ketika berkomunikasi atau bercerita atau sedang berimajinasi. Jadi untuk poin ini, kedua shalihah Bunda bukan tipe visual.

Udah begitu saja?

Oke biar agak panjang postingannya, tambah satu parameter lagi :D

'Mana yang anak lebih mudah ingat: sesuatu yang dilakukan dengan praktik, yang dibaca, atau yang didengarnya?'

Ehm, untuk parameter ini, saya belum menemukan jawaban yang pas. Kakak bisa ingat bahkan untuk kata yang hanya didengarnya sekali, tapi bisa juga ngga ingat-ingat yang sudah diperdengarkan berulang-ulang. Begitu juga dengan bacaan. Begitu juga dengan melihat video. Begitu juga dengan praktik langsung. Dan setelah saya perhatikan, Kakak mengingat dengan baik terhadap sesuatu yang walaupun hanya sekali dilihat/didengar/dipraktikkan, ketika sesuatu itu menurutnya menarik. Kalo tidak, dia anggap sampah memori yang sebaiknya dibuang biar ngga numpuk kali ya.. ;p

Terus jadinya bisa digolongkan kemana ini? Ketiganya (visual, auditory, kinestetik) boleh lah ya dapat skor sama untuk parameter ini..

Selasa, 02 Mei 2017

Day 7: Gaya Belajar

Masuk ke parameter selanjutnya yaitu: Apakah anak suka berbicara sendiri ketika mengingat/melakukan sesuatu?

Untuk Kakak jawabannya adalah a big yes.. Halah.. :D Pokoknya ngomong aja terus, bahkan sampai ke alam mimpi alias ngigau. Ehmm..tapi kalo pas asyik menggambar ya ngga juga sih. Pas sudah mau selesai atau sudah selesai baru ditunjukin dan cerita ini gambar apa dan dilanjutkan dengan mengarang bebas terkait dengan hasil gambar.

Tapi saya memang sering mendapatkan informasi jujur dari Kakak terkait apa yang terjadi di sekolah atau apa yang dia rasakan atau pikirkan dari suatu peristiwa ya dari dengerin dengan seksama (curi dengar) saat Kakak berbicara sendiri pada saat main sendiri.

Kalo Adek, masih belum keliatan kecenderungan ini. Tapi kalo mau bobo, memang Adek suka ngomong sendiri. Kadang saya paham, kadang ngga.. :) Tapi mirip-mirip dengan gaya Kakak pas ngomong sendiri saat main.

Jadi untuk parameter ini saya simpulkan baik Kakak maupun Adek ada kecenderungan auditory.

Senin, 01 Mei 2017

Day 6 : Gaya Belajar

Hari ini pengamatannya tentang apa lagi ya? Biar segrup sama yang kemarin, hari ini masih tentang buku saja ya. Khususnya buku Iqra, karena setiap malam Kakak punya kewajiban membaca iqra'.

Hmmm, duduk diam hanya fokus dengan buku Iqra kemungkinan adalah hal yang sangat membosankan bagi Kakak. Makanya Kakak sering menjeda bacaan dengan cerita tentang huruf, ngobrolin apa yang dikaitkan dengan huruf sambil ketawa -mungkin maksudnya mau melucu biar ngga bosen-, atau lirik kanan lirik kiri nyari pengalihan lain. Shabar ya Kak, kita kan harus belajar untuk bisa mengalahkan rasa bosan. Untuk belajar al-Quran ini memang kami menyengaja mengondisikan Kakak agar bisa duduk diam, melatih ketahanan terhadap rasa bosan.

Tapi dari kegiatan baca Iqra itu, jadi terlihat bahwa Kakak bukan tipe visual. Karena sepanjang baca iqra, maunya ngobrol saja. Kakak tipe auditory dan ada campuran kinestetik.

Untuk Adek, belum ada kewajiban baca Iqra. Adek paling ikut-ikutan saja kepengen seperti Kakak. Nah ikut-ikutan ini kan salah satu ciri kinestetik, jadi Adek masuk ke golongan ini lagi untuk pengamatan kali ini.. :D