Kamis, 04 Mei 2017

Day 9: Gaya Belajar

Parameter yang dilampirkan dalam materi Gaya Belajar, Bunda Sayang IIP, sepertinya sudah terulas semua. Walaupun ya, saya ambil secara global saja. Rencananya untuk Day 10 postingan saya berupa kesimpulan tentang gaya belajar apa sih yang dominan dari Kakak dan Adek berdasarkan hasil pengamatan dari parameter-parameter di Day 1-9. Nah tapi terus PR banget dong, Day 9-nya mau mengulas apa lagi? :D

Alhamdulillah setelah shalat dzuhur saya mendapatkan ide.. Setelah shalat atau pas shalat? hayoo ngakuu.. #celeguk :D

Jadi, saya tuliskan hal-hal unik di Kakak yang belum terbahas di parameter sebelumnya saja lah ya:

1. Keep moving alias gerak terus

Ini PR banget deh pokoknya. Karena suka pusing sendiri lihat anak-anak tidak bisa disuruh duduk diam misal pas shalat saja. Ini bukan hanya terkait rentang fokus anak sesuai usia deh kayaknya, tapi 'karakter' bawaan anak sepertinya ngaruh ya. Karena toh banyak anak tetangga atau anak teman yang tidak se'wow' mereka saat bermain. Padahal mereka perempuan lho.. Duh, padahal Bundanya kalem begini yaa.. Bawaan dari mana coba? :D

Mereka tidak betah melakukan suatu hal/permainan yang sama dalam rentang misal 15 menit maksimal. Jadi habis menggambar/mewarnai sebentar ya lanjut lari-larian, lempar-lemparan, pukul-pukulan, dorong sepeda kenceng-kenceng, manjat-manjat, bongkar baju, melukis di dinding, bikin mainan dari buku, bikin rumah-rumahan dari bantal, ikut cuci-cuci, ikut nyapu, pokoknya mereka selalu dalam kesibukan. Dan itu bukan kadang-kadang saja. Tapi most of time ya begitulah kelakuannya. Ini antara disyukuri karena mereka sangat aktif, tapi juga kadang bikin baper saat pengen tenang sebentar. Kalo sedang di perjalanan dan shalat di masjid, kami harus bergantian shalatnya. Harus ada yang jaga soalnya. Karena walaupun sudah minta tolong agar selama shalat mainnya disamping kita saja, tapi ya kalo ada tangga tetep dinaikin, kalo ada kotak infaq didorong-dorong, kalo ngga ada apa-apa ya lari keliling shaf dan meneliti semua bagian ruangan masjid itu. Nah kan, baca aktivitas mereka saja capek kan? -_-"

Nah, berdasar poin ini bisa dibilang kalo Kakak-Adek kinestetik.

2. Mengingat lagu dengan cepat

Kakak cepat hafal lagu baru yang didengarnya di sekolah. Jadi di rumah ada saja lagu baru anak-anak yang dia dendangkan dan ajarkan ke Bunda. Terus kalo Bundanya salah, kena semprot deh: 'Bukan begitu Bundaaa..! Bunda dengerin Kakak!' Haishh..

Dan keuntungan buat si Ayah yang sedang belajar bahasa arab al-Quran dengan menggunakan metode Tamyiz, adalah ketika lupa lagu maka tinggal tanya ke Kakak, lagunya gimana Kak? Dan Kakak bisa ternyata untuk lagu yang sering diulang dipelajari oleh Ayah. Semoga bisa dimaksimalkan untuk menghafal al-Quran ya Kak..

Untuk poin ini berarti Kakak masuk auditory ya.

3. Perfectionist

Ini hanya berlaku untuk gambar ya. Kalo masalah penampilan dll, tidak pernah kejadian. Jadi kalo Kakak sedang berusaha menggambar/mewarnai terus ngga sengaja kecoret dikit atau hasilnya beda dengan apa yang dia harapkan pasti langsung gambar itu dicoret-coret sampai hampir ngga kelihatan lagi. Dia ulang lagi, coret-coret lagi. Sampai pada hasil yang menurutnya proper. Jadi jangan heran kalo lihat buku mewarnai Kakak, kebanyakan adalah coretan penghapus ketidaksempurnaan itu dari pada yang diwarnai secara penuh.. :(

Untuk poin ini, Kakak masuk di visual berarti.

Nah kan, kalo hanya lihat begini jadi seri nilainya. Baiklah, semoga nanti malam bisa lebih spesifik lagi menyimpulkan gaya belajar Kakak sebenarnya lebih cenderung ke yang mana untuk tugas terakhir besok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar