Jika kemarin saya mengamati gaya belajar anak dari menonton video, maka kali ini pengamatan beralih ke aktivitas membaca buku.
Sebelum usia 3,5 tahun, Kakak menggunakan buku hanya untuk tahu gambarnya. Jadi Bunda menjelaskan secara cepat cerita yang terkait dengan gambar. Tapi kalo sekarang (4Y), yang dicari adalah jalan cerita. Jadi sudah tidak begitu peduli dengan gambar. Bahkan tidak peduli dengan bukunya. Jadi lebih sering nodong Bunda dengan cerita semau-mau Kakak. Misal malam ini tentang kucing, serigala, dan kupu-kupu. Besok tentang iguana, kancil, beruang. Malam lain, lain pula story starnya. Begitu setiap malam, sampai Bunda kadang minta waktu bentar untuk menggali ide cerita agar cerita Bunda tetap ada pelajaran yang bisa didapat oleh Kakak.
Daya imajinasi Kakak cukup bagus. Dia bisa mengarang cerita yang runtut dan dimengerti oleh saya. Walaupun kadang lompat-lompat alur juga sih. Setelah saya selesai bercerita, biasanya saya memang meminta Kakak untuk bergantian bercerita. Ini untuk mengamati perbendaharaan kata, komunikasi, dan kemampuan berbahasa Kakak.
Sedangkan Adek (2Y), saat ini menggunakan buku murni hanya untuk dibolak-balik lihat gambar. Belum ada keinginan untuk tahu gambar apa itu. Tapi saya gunakan momen itu untuk tetap menjelaskan sedikit tentang itu gambar apa. Selain dilihat gambarnya, buku lebih sering disusun memanjang dan didorong, dijadikan kereta. Atau disusun ke atas menjadi bangunan tinggi.
Dari aspek pengamatan terhadap buku ini, Kakak tetap cenderung ke auditory, sedangkan Adek cenderung kinestetik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar