Jumat, 14 Februari 2020

Pengikat Makna 3, Habituasi Sejuta Cinta

MaasyaaAllaah wal hamdulillaah, bersyukur dan senang sekali saya bisa turut dalam Kelas Habituasi Sejuta Cinta. Disini saya bisa banyak belajar landasan ilmu dalam berbagi kebaikan dan manfaat, tidak hanya sekedar berdasar feeling saja. Jadi ada pertimbangan berdasar ilmu nantinya pas mau melakukan suatu kebaikan bagi sesama.

Disini kami juga diajarkan bagaimana melangkah kecil-kecil dulu. Dan jika mau berbagi ilmu dengan orang lain, maka pertama kali yang harus kita tanya ke diri kita dulu adalah apakah kita juga telah melakukannya? Jangan sampai kita cuma ngomong doang.

Pada Materi 3 Kelas Habituasi Sejuta Cinta kami mendapatkan ilmu tentang Social Sustainability. Lalu apakah pengertian Social Sustainability itu?

Dalam Jurnal yang diterbitkan oleh S.Vallance dengan judul WHAT IS SOCIAL
SUSTAINABILITY? A CLARIFICATION OF CONCEPTS, dijelaskan bahwa
klasifikasi social sustainability ke dalam 3 aspek, yaitu :

1. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Bagaimana kita bisa mengidentifikasi dan menjamin kebutuhan masyarakat dapat
terpenuhi. Disini peran pemerintah sangat besar dalam mengatur segala
kebutuhan masyarakat, baik dalam sisi sumber daya, pendidikan, lapangan
pekerjaan, dan sebagainya.

2. Perubahan Perilaku Masyarakat

Pendekatan aspek ini adalah bagaimana kita bisa mengajak masyarakat untuk
memahami kehidupan yang eco-friendly. Yaitu mengubah perilaku kehidupan
masyarakat agar bisa mendekat dan bersahabat dengan alam.

3. Penjagaan keberlangsungan kelestarian bio fisik dari sisi sosial budaya

Jika aspek 1 dan 2 sudah terpenuhi, maka aspek ketiga adalah bagaimana kita
bisa menjaga agar baik tradisi dan kebiasaan masyarakat dapat berlangsung.

Social Sustainability ini tidak hanya melulu terkait hubungannya dengan alam semisal gogreen, tapi juga mencakup segala permasalahan yang sedang dihadapi manusia saat ini, yang berdasar sharing Mbak Mumun ada dalam grafik berikut:


Nah, selanjutnya apa tugas pengikat Makna pekan ini? Ini tugasnya membuat saya tertakjub dan terasa ditampar karena setelah saya pikir saya belum melakukan apa-apa yang bermanfaat untuk sekitar.

 1.Apa yang sudah dan akan kamu lakukan untuk mengubah pola kehidupanmu terkait social sustainability?

Untuk isu terkait climate change saya mengusahakan utk selalu membawa botol minum sendiri, belanja untuk 1 Minggu sekaligus dan memilih yg kemasannya bukan plastik, tidak membakar sampah, menggunakan perlengkapan rumah tangga yg ecofriendly. Untuk kedepannya secara bertahap saya ingin belajar melakukan komposting, berkebun (mandiri sayur), ternak ayam sendiri hehehe. Harapan selanjutnya, setelah saya praktik dan bisa, saya dapat berbagi ilmu dengan yang lainnya sehingga saling support untuk mandiri pangan.

Di ranah poverty saya memberikan santunan beasiswa rutin untuk putra kawan yang saya tahu tingkat perekonomiannya. Saya juga memberikan bantuan melalui NGO kepada pengungsi-pengungsi konflik. Kedepannya inginnya ada semacam program ortu asuh atau kakak asuh yang bisa menjangkau lebih banyak yang membutuhkan.

2. Identifikasi perilaku sosial masyarakat di daerah tempat tinggalmu, dengan acuan seperti yang disebut dalam poin 1 di materi.

Secara umum sama dengan daerah-daerah lain yang sedang berkembang. Masalah sampah yang semakin menggunung, lahan-lahan kosong (kebun) yang semakin habis karena dipergunakan untuk membangun perumahan, masih banyaknya masyarakat yang termasuk dalam keluarga miskin. Hal ini kemungkinan disebabkan karena belum masifnya sosialisasi terkait sampah dan belum meleknya masyarakat secara umum terkait global warming dst. Masyarakat perlu diberikan pelatihan ketrampilan dan sekaligus peluang untuk masuk ke ranah produksi barang yang bernilai jual untuk dapat meningkatkan perekonomiannya.

3. Apa yang bisa kamu lakukan untuk mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik?

Saat ini saya belum bisa melakukan apa-apa ke masyarakat karena masih tertatih untuk mengusahakan di ranah keluarga kecil saya. Masih belum bisa konsisten. Yang bisa saya lakukan hanya sebatas memberikan informasi yang bermanfaat di grup-grup WA terkait permasalahan yang sedang kita hadapi bersama khususnya terkait climate change dan global warming serta apa hal-hal kecil yang bisa dilakukan. Diharapkan dengan info-info itu sedikit demi sedikit dapat tercerna oleh mereka dan mereka dapat turut melakukan langkah pertama dalam gerakan menyelamatkan bumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar