Kamis, 14 September 2017

Day 1: Cerdas Finansial

ALLAH AR-RAAZIQ DAN AR-RAZZAAQ

Memperkenalkan anak terkait dengan finansial, yang paling utama harus disampaikan terlebih dahulu oleh keluarga muslim adalah konsep rezeki dalam islam. Dan yang paling dasar adalah tentang 'Siapakah yang memberi rezeki?' Agar anak tidak menyimpulkan bahwa rezeki itu semata-mata datang karena usaha atau keberuntungan dan seterusnya.

Dalam Asma'ul Husna, terdapat dua Asma Allah yang terkait dengan rezeki yaitu Ar-Raaziq dan Ar-Razzaaq. Lalu apa bedanya?


Menurut Syaikh Dr. Muhammad Khalil Al-Harras hafizhahullah menjelaskan bait Imam Ibnul Qoyyim,  “Salah satu nama Allah Subhanahu adalah اَلرَّزَّاقُ (Ar-Razzaq, artinya Yang Banyak Memberi rezeki) merupakan bentuk mubalaghah (penyangatan) dari kata اَلرَّازِقُ (Ar-Raaziq, artinya Pemberi rezeki).

Nama اَلرَّازِقُ (Ar-Raaziq, artinya Yang Maha Memberi rezeki) menunjukkan kepada Dzat yang memberi rezeki seluruh makhluk dan Dia pula yang menjamin penyempurnaan rezeki seluruh makhluk-Nya, tidaklah mati satu makhluk pun kecuali telah Dia sempurnakan rezekinya.

Makna  اَلرَّزَّاقُ (Ar-Razzaaq) adalah Yang Banyak Memberi rezeki kepada hamba-hamba-Nya, yang bantuan dan keutamaan-Nya  tidak terputus diberikan kepada mereka, walau sekejap mata.

Jadi bahasa mudahnya yang saya pahami, Ar-Raaziq menunjukkan bahwa hanya dari Allah sajalah semua rezeki itu berasal.

“Dan nikmat apapun yang kalian dapatkan adalah datang dari Allah.” (QS. An-Nahl: 53)

Sedangkan Ar-Razzaaq menekankan bahwa Allah itu tidak hanya memberikan satu-dua rezeki tetapi buanyaaaaakkkk rezeki.

“Dan jika kalian menghitung nikmat Allah niscaya kalian tidak akan sanggup.” (QS. An-Nahl: 18)


Syaikh Dr. Muhammad Khalil Al-Harras berkata, “Sifat Ar-Razqu (pemberian rezeki) tidak boleh disematkan kepada selain Allah, sehingga selain Allah, tidak boleh disebut Ar-Raaziq (Sang Pemberi rezeki) sebagaimana tidak boleh disebut Al-Khaaliq (Sang Pencipta)” (Syarh Nuuniyyah, Syaikh DR. Muhammad Khalil Al-Harras (Pdf),jilid 2/110).
Dalil bahwa hanya Allah lah satu-satunya yang mampu memberi rezeki kepada hamba-hamba-Nya adalah firman Allah Ta’ala,
“Allah-lah yang menciptakan kalian, kemudian memberi kalian rezeki, kemudian mematikan kalian, kemudian menghidupkan kalian (kembali). Adakah di antara yang kalian sekutukan dengan Allah itu, yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Mahasuci Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan” (QS. Ar-Rum: 40).
Dalam firman Allah di atas, Allah meniadakan adanya Sang Pemberi rezeki selain-Nya, ini menunjukkan hanya Allah lah satu-satunya yang mampu memberi rezeki kepada hamba-hamba-Nya.
-----
Nah, uraian-uraian ayat ini harus mulai kita hafalkan. Nanti pas ada momen yang pas, misal ketika anak dikasih uang/kado dari kerabat, atau ketika kita belikan sesuatu, atau ketika anak merasa senang dengan hal-hal yang diperolehnya maka konsep ini harus kita terangkan sesuai dengan kemampuan anak. Kita ulang secara berkelanjutan di berbagai momen, sehingga anak dapat menginternalisasikan dengan baik konsep ini dalam hidupnya. InsyaAllah aamiin..
Ditulis ulang seperlunya dari:

Sumber: https://muslim.or.id/24957-ar-razzaaq-yang-banyak-memberi-rezeki-2.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar