[REZEKI YANG HALAL DAN YANG HARAM]
Postingan kali ini merupakan lanjutan dari yang kemarin. Hanya lebih meluaskan materinya ke hal-hal yang bisa jadi tidak langsung ditemui dalam keseharian anak.
Misal tentang dasar kehalalan makanan/minuman kita. Kalo minuman, sy belum pernah terangkan karena menurut saya belum saatnya memperkenalkan anak balita dengan alkohol. Tapi kalo makanan banyak materi yang bisa disampaikan.
Misal ketika anak makan ayam, maka kita bisa membuka percakapan.
'Kira-kira ayam yang kita makan ini halal ngga ya?'
'Halal lah Bun. Ayam, sapi, ikan, buah, sayur itu halal. Kalo babi, harimau, kucing, buaya dll (panjang dia jawab) itu haram'
"MasyaAllah, Kakak sudah tau ya. Top! Tapi Kak, kalo kita mau belajar lebih jauh ternyata ayam goreng itu bisa haram lho.."
"Mana ada. Ayam itu halal. Bunda ini gimana sih.."
"-_-" Ih..Kakak belum tau ya, kalau Ayam itu bisa jadi tidak halal. Tau kenapa?"
"Geleng-geleng"
"Ayam, sapi, kambing itu bisa haram juga Kak kalo dia mati duluan sebelum disembelih. Terus bisa juga jadi haram kalo kita menyembelihnya tidak dengan menyebut nama Allah yang bismillah Allahuakbar itu lho Kak.. Terus bisa jadi haram juga jika ayamnya itu disembelih karena untuk sesaji jin-jin seperti di film syamil dodo. Terus apa lagi yaa.." Bergaya sok mikir :)
"Apalagi Bunda?" Yes! umpan diterima..
"Terus bisa haram kalau kita makannya kebanyakan hingga merusak kesehatan kita. Terus bisa haram kalo ayamnya pas hidup dikasih makanan yang haram-haram seperti bangkai, darah. Terus bisa haram kalo ayamnya kita ambil dari orang lain tanpa izin.."
"Itu mah mencuri Bunda.."
"Iya.. Yuk ah kita berdo'a dulu sebelum memakan ayam yang insyaAllah halal ini. Berterima kasih kepada Allah sudah memberikan rezeki yang baik kepada keluarga kita.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar